NILAI UAS NONPENDAS UT 2013.2

Tadi pagi iseng-iseng buat ngebuka webside kampus pusat. Dan ternyata ada pengumuman tentang nilai UAS yang udah keluar. Jelas aja langsung buru-buru buka webside nilainya. Alhamdulillah, nilainya cukup memuaskan dan sesuai prediksi sebelumnya. Hehe 😀

Untuk sahabat yang ingin melihat nilai bisa buka langsung disini DISINI.

 

 

Nilai UAS Universitas Terbuka 2013.1

Wahoooo…

Saya datang kembali, setelah beberapa waktu kemarin rehat. 🙂
Postingan kali ini aku cuma ingin menginformasikan ke teman-teman mahasiswa/i Universitas Terbuka. Khususnya yang mengikuti program Non Pendas, bahwa hari ini (8 Juli 2013) pengumuman hasil UAS telah keluar pada pukul 10.00.

Berikut link yang bisa digunakan. Link.

Sekian informasi dari saya.

Salam,

Nindhy Caesa WH

Dasar-Dasar Dokumentasi

Konsep dan Definisi Dokumentasi

Arti dan Sejarah Istilah Dokumentasi

Dari berbagai definisi dan uraian mengenai dokumentasi telah memberi gambaran tentang pengertian dokumen sehingga dapat ditarik kesimpulan, seperti:

  1. Perkataan dokumentasi berasal dari bahasa Belanda document, dalam bahasa Inggris dengan ejaan yang sama, yakni document, sedangkan dalam bahasa Latin tertulis Documentum.
  2. Pada dasarnya dokumen tertulis atau tercetak dapat dipergunakan sebagai bukti suatu keterangan.
  3. Wujud dokumen dapat berupa surat, akta piagam, atau rekaman lain.
  4. Dokumen yang memiliki nilai hukum terkuat adalah dokumen asli.
  5. Dokumen berguna untuk sember keterangan, sumber penyelidikan/penelitian ilmiah dan alat bantu bukti keabsahan suatu keterangan.

Dengan sendirinya hal tersebut menuntut kepastian bahwa istilah dokumentasi harus sesuai dengan tugas dokumentasi, memiliki arti pasti serta dapat diterima oleh kelompok masyrakat yang bergerak dalam bidang pengolahan informasi. Di Indonesia istilah dokumentasi sering digunakan dalam arti yang sering berbeda dengan pengertian dokumentasi yang berlaku dalam dunia pengolahan informasi. Hal tersebut sebenarnya tidaklah salah apabila kita memahami kenyataan bahwa di Indonesia ada pengertian dokumentasi korporil serta dokumentasi literer. Sementara itu, perkembangan teknologi khususnya teknologi komputer berdampak pada munculnya istilah Document atau naskah. Dokumen ini terdiri dalam dua bentuk hardcopy (salinan dokumen dalam bentuk cetak) dan bentuk softcopy (salinan berupa elektronik). Kalau kita lihat pada praktiknya, perpustkaan dan dokumentasi mencakup sekian banyak bidang studi yang sama, layanannya serupa, dan menggunakan sekian banyak sarana yang sama sehingga timbul pertanyaan mengenai apa sebenarnya perbedaan antara perpustakaan dan dokumentasi. Baca lebih lanjut

Pembinaan Minat Baca

Konsep Perpustakaan Dalam Masyarakat

Pengertian Perpustakaan

Upaya untuk meningkatkan kecerdasan bangsa tidak harus selalu melalui jalur pendidikan formal saja, akan tetapi dapat juga melalui jalur pendidikan nonformal. Oleh karena itu, diperlukan adanya sarana komunikasi informasi ilmu pengetahuan untuk disampaikan kepada masyarakat yaitu perpustakaan.

Perpustakaan merupakan pusat terkumpulnya berbagai informasi dan ilmu pengetahuan baik yang berupa buku maupun bahan rekaman lainnya yang diorganisasikan untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat pemakai perpustakaan. Pentingnya perpustakaan diorganisasikan dengan baik agar memudahkan pemakai dalam menemukan informasi yang dibutuhkannya, karena bahan-bahan yang ada diperpustakaan itu sebenarnya adalah himpunan ilmu pengetahuan yang diperoleh umat manusia dari masa ke masa.

Tujuan pokok perpustakaan adalah menyediakan, mengolah, memelihara, dan mendayagunakan koleksi bahan pustaka, menyediakan sarana pemanfaatannya dan melayani masyarakat pengguna yang membutuhkan informasi dan bahan bacaan. Untuk mendukung tugas pokok tersebut, perpustakaan melaksanakan fungsinya antara lain:
1. Fungsi pendidikan.
2. Fungsi informatif.
3. Fungsi penelitian.
4. Fungsi rekreatif.

Jenis Perpustakaan

Setiap perpustakaan mempunyai tujuan, organisasi, anggota, dan kegiatan berlainan. Oleh karena adanya perbedaan dalam tujuan, organisasi induk, anggota dan kegiatannya maka timbullah berbagai jenis perpustakaan. Jenis-jenis perpustakaan tersebut diantaranya:
1. Perpustakaan internasional.
2. Perpustakaan nasional.
3. Perpustakaan umum.
4. Perpustakaa khusus.
5. Perpustakaan sekolah.
6. Perpustakaan perhuruan tinggi. Baca lebih lanjut

Perpustakaan dan Kepustakawanan Indonesia

Perpustakaan sebagai Sarana Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Perngertian perpustakaan pada saat ini bukan lagi merupakan sebuah gedung atau ruangan yang menyimpan berbagai macam bahan putasa yang diatur menurut sistem tertentu, melainkan suatu sumber pengetahuan. Apabila hendak mengetahui suatu perpustakaan secara menyeluruh, hendaknya dipahami lebih dahulu arti, tujuan, dan fungsi perpustakaan itu didirikan.

Dengan memahami arti, tujuan/misi, dan fungsi perpustakaan maka dapat diketahui ternyata berbagai jenis perpustakaan yang selama ini dikenal di masyarakat.

Walaupun ada berbagai jenis perpustakaan, namun masih mempunyai kesamaan fungsi, yaitu penyimpanan, pendidikan, penelitian, informasi, dan rekreasi.

Salah satu faktor timbulnya berbagai jenis perpustakaan ialah adanya berbagai macam jenis media informasi. Sehingga, muncullah jenis-jenis perpustakaan yang beredar di lingkungan masyarakat. Seperti Perpustakaan Umum, Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Perguruan Tinggi, dan Perputakaan Nasional. Baca lebih lanjut

Reprografi (Bagian-1)

Pengertian Reprografi, Komunikasi Grafika, dan Penerbitan Buku

A. Pengertian Reprografi

Reprografi dalam struktur organisasi perpustakaan adalah suatu unit yang mengerjakan kebutuhan barang cetakan untuk keperluan perpustakaan, memperbaiki koleksi perpustakaan yang rusak, dan membuat kebutuhan perpustakaan seperti amplop kecil/besar, map, kotak katalog, dan lain-lain.

Ada dua definisi tentang reprografi yang perlu kawan ketahui, yaitu:

  1. Menurut Landau, T.ed. dalam Encyclopedia of Librarianship (3 rd ed. Bower and Bower), menyebutkan bahwa reprografi adalah “the art of producing single or multiplecofies of document whether by photografic or other means”. (Seni menghasilkan selembar atau beberapa kopi dokumen dengan fotografi atau peralatan lainnya).
  2. Menurut Institute of Reprographic Technology, reprografi, can be defined as the production and reproduction of visual images for administration and business purpose”. (Dapat memproduksi atau mereproduksi gambar visual kata-kata, tanda, gambar, dan lain-lain untuk keperluan administrasi dan perdagangan).

Demi kelancaran administrasi perpustakaan, barang cetakan yang diperlukan adalah:

  • pengumuman persyaratan menjadi anggota,
  • formulir pendaftaran,
  • kartu anggota,
  • kop surat, amplop.

B. Komunikasi Grafika

Menurut Leksikom Grafika, Komunikasi dapat diartikan sebagai proses penyampaian amanat/pesan dari sumber ke khalayak ramai dan dari satu tempat ke tempat lain. Sedangkan Grafika dapat diartikan sebagai segala cara pengungkapan (pikiran, gagasan, perasaan, pengalaman, dll) dengan huruf, tanda, dan/atau gambar yang diperbanyak dengan mencetak guna disampaikan kepada khalayak umum.

Jadi, Komunikasi Grafika dapat diartikan sebagai proses penyampaian pesan melalui huruf, tanda dan/atau gambar dengan mencetak kemudian disampaikan kepada khalayak umum. Dengan kata lain komunikasi grafika ialah media penyampaian pesan dari sumber ke penerima dengan menggunakan sarana grafika yaitu buku, majalah,koran, dan lain-lain.

Komunikasi Grafika dapat diterapkan juga di perpustakaan. Untuk menyebarluaskan infomasi yang ada di perpustakaan, pustakawan harus rajin menuangkan gagasan-gagasan dalam bentuk barang cetakan, burupa pamflet, brosur, buku, majalah, dan lain-lain agar masyarakat umum mau datang untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan yang tersedia di perpustakaan.

C. Terjadinya Komunikasi

Unsur-unsur dalam komunikasi adalah sumber, pesan, saluran, bunyi berisik, penerima, dan umpan balik. Tanpa salah satu unsur tersebut komunikasi akan menjadi tidak lancar.

Mari kita bahas unsur-unsur tersebut.

  1. Sumber.
    Ialah orang atau organisai yang menyampaikan pesan (informasi) yang oleh penerima informasi (perorangan atau organisasi) dianggap sebagai pengirim informasi.
  2. Pesan.
    Ialah isi yang disampaikan oleh sumber (pengirim informasi), termasuk penggunaan lambang-lambang (gambar). Untuk mengungkapkan arti pesan/infomasi yang dikirim, dapat digunakan lambang-lambang baik yang berupa kata-kata (verbal) maupun ilustrasi (grafis).
    Isi pesan adalah gagasan-gagasan yang akan disampaikan oleh sumber kepada penerima. Gagasan tersebut berupa gambar dan kata-kata. Gagasan tersebut dapat diterima oleh si penerima, bila penerima dapat menafsirkan secara benar arti gambar dan kata-katanya.
    Ada dua istilah umum dalam komunikasi yang perlu diperhatikan dan diketahui, yaitu enkoding dan dekoding. Menurut Leksikon Grafika: Enkoding berarti penerangan pada pemilihan lambang atau tanda-tanda yang digunakan dalam mengomunikasikan suatu pesan. Sedangkan dekoding berarti pemantapan makna atau arti tanda.
  3. Saluran.
    Saluran dapat dianggap sebagai sarana cetak yang berfungsi sebagai pembawa pesan. Media cetak pembawa pesan dapat berupa: 1) buku, 2) koran, 3) majalah, 4) pamflet, 5) brosur.Jadi, buku/majalah adalah sebagai saluran pembawa pesan dalam komunikasi grafika.
  4. Bunyi Berisik (Kebisingan)
    Dalam teori komunikasi elektronika berhubungan dengan gangguan yang menyebabkan isyarat/lambang/gambar kurang efisien. Gangguan dapat timbul karena: 1) pemilihan lambang yang artinya kurang jelas bagi penerima, 2) berisiknya daluran, dan 3) pesan atau kegiatan lain yang menyaingi perhatian penerima.
    Maka dari itu dalam menuangkan gagasan/ide yang akan disebarluaskan harus betul-betul jelas dan dapat dimengerti oleh penerimanya. Dalam pemilihan kata-kata untuk membentuk kalimat harus sesuai dengan tujuan dan mudah dicerna oleh penerima. Janganlah membuat kalimat yang sulit dimengeri, tetapi buatlah kalimat yang sederhana namun dapat menarik perhatian penerima.
  5. Penerima
    Penerima pesan dapat perorangan atau organisasi maupun masyarakat umum.
  6. Umpan BalikTujuan umpan balik adalah untuk menghasilkan tingkat pengawasan atas proses komunikasi. Melalui umpan balik sumber mampu mendapatkan informasi mengenai reaksi penerima terhadap pesan.
    Dalam usaha menciptakan komunikasi melalui media cetak yang efektif, pewajah harus dapat mencapai 3 sasaran, yaitu:

    • Pesan yang disampaikan harus dapat menjadi perhatian penerima pesan.
    • Pesan yang disampaikan harus dengan mudah dapat dicerna pembaca.
    • Dapat menimbulkan sesuatu yang berkesan.

    Baca lebih lanjut

Tutorial Untuk Melihat Nilai Ujian Universitas Terbuka

Heyho, Sahabat Nindhy semua. Kali ini aku mau mem-posting tentang bagaimana cara untuk melihat nilai hasil UAS khusus untuk mahasiswa/mahasiswi Universitas Terbuka. Kebetulan aku juga kuliah di kampus tersebut, jadi aku ingin berbagi cara untuk melihat nilai tersebut. Kenapa aku pingin buat tutorialnya, karena berdasarkan fakta dilapangan masih ada yang belum mengetahui tatacara untuk melihat nilai itu langsung dari situs Universitas Terbuka.

Tanpa basa-basi mari kita mulai ya,

  1. Buka dulu web Universitas Terbuka (www.ut.ac.id), hingga tampilannya seperti ini.UTONLINE3
  2. Terus kalo sudah muncul tampilan seperti gambar diatas, pilih menu “MAHASISWA & ALUMNI” seperti dibawah ini.UTONLINE
  3. Kemudian pilih submenu, ‘NILAI MATA KULIAH’, kemudian klik “NILAI PENDAS atau NILAI NON PENDAS”. Khusus tutorial ini menggunakan “NILAI NON PENDAS”. Seperti dibawah ini,untiUTONLINE2
  4. Setelah muncul tampilan seperti ini.utonline4
  5. Maka isilah Kolom-kolom dibawah ini, sesuai dengan NIM, Tanggal Lahir, dan Masa Registrasi Ujian, seperti ini.utonline5
  6. Setelah itu keluarlah jumlah nilai ujian yang diinginkan. Seperti ini.utonline6

Sekian, tutorial yang aku bikin, Semoga bermanfaat :) .

Nb: Oh, iya. Daftar nilai ini bukan termasuk data otentik loh. Jadi nggak bisa untuk klaim nilai.